Loka Aruna Wastu Cek proyek
Visualisasi fasilitas pengolahan makanan dengan lantai PU Concrete dan trench drain

PU Concrete / PU Crete · Lantai industri

PU Concrete & PU Crete industri.

Sistem polyurethane concrete untuk area dengan traffic, proses basah, kebersihan, panas-dingin, atau paparan operasional yang perlu dipetakan secara serius sebelum aplikasi.

Visualisasi sistem / area aplikasi — bukan dokumentasi proyek tertentu. Konfigurasi akhir mengikuti survey.

Kalimantan · Semarang · Karawang · BaliSubstrat → Operasional → Detail → Sistem

01 / Kapan PU Concrete dipertimbangkan

Saat kebutuhan ruang lebih keras dari lantai biasa.

PU Concrete dipilih bukan semata karena namanya “heavy duty”. Ketebalan, tekstur, detail drain, coving, dan tahapan kerja harus mengikuti kondisi aktual area.

A

Proses basah & higienis

Area pengolahan makanan, minuman, kitchen, washdown, atau ruang dengan kebutuhan pembersihan rutin serta detail drainase.

B

Traffic & beban operasional

Jalur trolley, forklift, peralatan, benturan, dan pola traffic perlu dibaca bersama kondisi beton serta pembagian area kerja.

C

Perubahan suhu & paparan

Siklus panas-dingin, cold storage, cairan proses, atau bahan pembersih menjadi input pemilihan sistem—bukan janji ketahanan universal.

02 / Workflow

Survey dulu. Sistem menyusul.

  1. Petakan proses

    Fungsi area, cairan, temperatur, pola pembersihan, jenis traffic, jam operasi, dan target downtime dibahas sejak awal.

  2. Periksa beton & detail

    Kelembapan, kontaminasi, kekuatan permukaan, retak, sambungan, drain, coving, serta transisi antar area diperiksa.

  3. Susun sistem

    Ketebalan, profil antislip, detail tepi, pembagian zona, warna, serta tahapan aplikasi disesuaikan dengan hasil survey.

  4. Aplikasi & serah-terima

    Method statement, kontrol area, pemeriksaan lapangan, dan waktu kembali operasi diselaraskan dengan lingkup proyek.

03 / Input spesifikasi

Hal yang menentukan pilihan sistem.

Eksposur areaPROCESS / CLEANINGJenis cairan, bahan pembersih, frekuensi washdown, suhu proses, dan kondisi kebersihan yang dituju.
Beban & trafficLOAD / MOVEMENTForklift, trolley, impact, getaran, pola jalur, dan potensi abrasi pada titik kerja.
Detail konstruksiDRAIN / COVE / JOINTDrain, sudut, coving, sambungan, transisi, penetrasi, dan kemiringan perlu masuk dalam lingkup.
Kondisi proyekSUBSTRATE / DOWNTIMEUmur beton, kadar lembap, kontaminasi, akses, area aktif, serta waktu yang tersedia untuk aplikasi.

04 / Brief awal

Kirim kondisi area. Lanjutkan via WhatsApp.

Form ini merapikan kebutuhan proyek menjadi ringkasan yang siap dibahas tim kami.

01 · Area02 · Kontak

Tidak ada pesan terkirim otomatis. WhatsApp akan terbuka dengan ringkasan untuk lu periksa sebelum dikirim.

05 / FAQ

Pertanyaan sebelum survey.

PU Concrete dan PU Crete apakah sama?

Di pasar, keduanya umum dipakai untuk menyebut sistem polyurethane concrete atau polyurethane cement. Komposisi, ketebalan, dan karakter tiap produk dapat berbeda sehingga spesifikasi tetap perlu diperiksa.

Apakah cocok untuk food processing?

Sering dipertimbangkan untuk area tersebut, namun kecocokan akhir bergantung pada proses, kebersihan, temperatur, bahan pembersih, drainase, traffic, dan kondisi substrat.

Berapa lama area harus berhenti?

Durasi mengikuti luas, kondisi beton, pembagian zona, sistem yang dipilih, akses kerja, serta kebutuhan kembali operasi. Jadwal disusun setelah survey.

Wilayah mana yang dilayani?

Penjadwalan proyek mengikuti ketersediaan tim untuk Kalimantan, Semarang dan Jawa Tengah, Karawang, Bali, Lombok, Sumbawa, Maluku, Sulawesi (Manado, Gorontalo, Morowali), Lampung, dan Palembang.